Variansi (edukatif): kenapa sampel kecil bisa menipu

Variansi membantu menjelaskan satu hal sederhana: hasil jangka pendek bisa sangat berfluktuasi, sehingga pengalaman pribadi tidak otomatis mewakili sifat jangka panjang.

Ini konten edukatif non-promotif. Untuk konteks angka lain, lihat RTP & volatilitas. Untuk bias UI, lihat bagian bias di Panduan UI.

Terakhir diperbarui: • Review internal: Tim Editorial Autospin88 • Metodologi & kebijakan

Kalimat pegangan “Berbeda pengalaman” bisa terjadi tanpa perlu ada “pola rahasia”.
Ilustrasi variansi dan sebaran hasil

Inti konsep (tanpa rumus berat)

Glosari variansi →
Sampel kecil = mudah salah tafsirBeberapa putaran/aksi saja tidak cukup untuk menyimpulkan “karakter” sistem.
Hasil ekstrem lebih mudah diingatOtak menyimpan momen “besar” lebih kuat, membuat persepsi tidak seimbang.
UI bisa menambah ilusi polaNear miss dan progress bar dapat terasa “dekat”, padahal belum tentu.

Contoh mini: dua orang, sistem sama

Konteks RTP →

Orang A

Dalam sampel kecil, kebetulan mengalami rangkaian hasil yang “terasa bagus”. Ini bisa terjadi tanpa mengubah sifat sistem.

Orang B

Dalam sampel kecil, kebetulan mengalami rangkaian hasil yang “terasa buruk”. Ini juga bisa terjadi karena sebaran hasil.

Kesimpulan aman

Pengalaman individu adalah data, tetapi tidak cukup untuk klaim umum. Pegang definisi dan batasan metrik.

Kalau ingin lebih presisiPelajari label UI seperti win vs total win agar tidak salah baca angka.

Checklist anti “kesimpulan cepat”

Tanya spesifik →

Lanjutan bacaan

Kerangka umum →

RTP, volatilitas & variansi

Konsep angka + batasan interpretasi.

Baca →

Panduan UI & istilah

Bias umum dan cara cek rules.

Baca →

Glosari

Definisi singkat + rujukan silang.

Buka →